Kau buat semua begitu manis,
awalnya
Kau tawarkan kepada kami untuk menggantungkan
harapan, cita-cita, keinginan,
bersama
Begitu meyakinkan, seolah Kau berkata,
"Semuanya akan baik-baik saja"
Kini aku tahu
Tuhan, bolehkah aku bertanya?
Jika dari awal aku hanya sebuah alat,
mengapa Kau biarkan, harapan-harapan itu
keluar dari lisan mereka?
Mengikatku untuk memenuhinya
Apa lagi yang bisa kuperbuat?
Esok, aku sudah tidak bisa lagi
memenuhi janjiku.
Tuhan,
Jika dari awal aku hanya sebuah alat,
mengapa tidak dari awal,
Kau membuatku melalui semuanya sendiri?
mengapa Kau membuatku menyadari
bertapa menyedihkannya diriku?
aku sudah diam
aku sudah bicara
aku sudah mencoba mengerti
aku tetap kecewa,
Tapi alat tetaplah alat,
Kini aku tidak lagi dibutuhkan
Alat itu sudah tidak berfungsi
Bukankah alat yang sudah tidak berguna
seharusnya dibuang?
Aku percaya,
Kau adalah penulis skenario terbaik, Tuhan..
Jangan jadikan aku sebagai sebuah alat lagi..
Jangan biarkan aku merasakan sakit yang sama
lagi..
awalnya
Kau tawarkan kepada kami untuk menggantungkan
harapan, cita-cita, keinginan,
bersama
Begitu meyakinkan, seolah Kau berkata,
"Semuanya akan baik-baik saja"
Kini aku tahu
Tuhan, bolehkah aku bertanya?
Jika dari awal aku hanya sebuah alat,
mengapa Kau biarkan, harapan-harapan itu
keluar dari lisan mereka?
Mengikatku untuk memenuhinya
Apa lagi yang bisa kuperbuat?
Esok, aku sudah tidak bisa lagi
memenuhi janjiku.
Tuhan,
Jika dari awal aku hanya sebuah alat,
mengapa tidak dari awal,
Kau membuatku melalui semuanya sendiri?
mengapa Kau membuatku menyadari
bertapa menyedihkannya diriku?
aku sudah diam
aku sudah bicara
aku sudah mencoba mengerti
aku tetap kecewa,
Tapi alat tetaplah alat,
Kini aku tidak lagi dibutuhkan
Alat itu sudah tidak berfungsi
Bukankah alat yang sudah tidak berguna
seharusnya dibuang?
Aku percaya,
Kau adalah penulis skenario terbaik, Tuhan..
Jangan jadikan aku sebagai sebuah alat lagi..
Jangan biarkan aku merasakan sakit yang sama
lagi..
