Friday, December 05, 2014

Tuhan, Apakah aku hanya sebuah alat?

Kau buat semua begitu manis,
awalnya
Kau tawarkan kepada kami untuk menggantungkan
harapan, cita-cita, keinginan,
bersama
Begitu meyakinkan, seolah Kau berkata,
"Semuanya akan baik-baik saja"

Kini aku tahu

Tuhan, bolehkah aku bertanya?
Jika dari awal aku hanya sebuah alat,
mengapa Kau biarkan, harapan-harapan itu
keluar dari lisan mereka?
Mengikatku untuk memenuhinya
Apa lagi yang bisa kuperbuat?
Esok, aku sudah tidak bisa lagi
memenuhi janjiku.
Tuhan,
Jika dari awal aku hanya sebuah alat,
mengapa  tidak dari awal,
Kau membuatku melalui semuanya sendiri?
mengapa Kau membuatku menyadari
bertapa menyedihkannya diriku?

aku sudah diam
aku sudah bicara
aku sudah mencoba mengerti
aku tetap kecewa,
Tapi alat tetaplah alat,

Kini aku tidak lagi dibutuhkan
Alat itu sudah tidak berfungsi
Bukankah alat yang sudah tidak berguna
seharusnya dibuang?

Aku percaya,
Kau adalah penulis skenario terbaik, Tuhan..
Jangan jadikan aku sebagai sebuah alat lagi..
Jangan biarkan aku merasakan sakit yang sama
lagi..


Tuesday, July 22, 2014

Iksan Cuma Manusia Biasa

Setiap hati punya batas sabar. Saat amarah melampaui batas itu, seseorang bisa melakukan apapun di luar akal sehatnya. Na'udzubillah.. semoga Allah selalu menjaga hati dan pikiran ini dalam kebaikan.
Sudah tak terhitung rasanya, batas sabar hati ini off limits, tapi.. alhamdulillaah.. sejauh ini, belum pernah aku bertindak di luar kendali karena itu.
Setiap orang juga punya cara masing-masing untuk meluapkan amarah di dalam hati mereka yang sudah tak mampu lagi mereka bendung. Bagiku diam adalah cara terbaik untuk mengatasi luapan amarah hati ini. Tapi itu sungguh tak mudah kawan.. Kau harus bertarung dengan dirimu sendiri untuk meredakan amarah di dalam hatimu. Saat seseorang telah berulang kali menyakitimu, suatu saat kau pasti tidak akan percaya padanya lagi. Betapa manisnya dia di depanmu, kau tetap tidak akan pernah bisa melupakan kesalahan yang pernah dia buat terhadap dirimu, dan sakit yang mereka tinggalkan di dalam hatimu.
Orang yang berjiwa besar, adalah mereka yang mampu meminta maaf., tapi memberi maaf, akan lebih  melapangkan jiwa mereka. Sayangnya.. aku bukan seorang pemaaf. Saat hati ini terlalu sering terluka, bagaimana luka itu bisa sembuh hanya dengan kata "maaf"? Aku tahu aku bukan siapa-siapa, dan tak seharusnya aku bersikap seperti itu. Tapi, saat seseorang terlalu sering melukai hati ini, biarlah Allah menjadi satu-satunya pengampun baginya. Doa kami akan sia-sia jika dia selalu membalasnya dengan air mata bagi kami.

Life is about Struggle

Yattaaa.. yatttaa~ setelah sekian lama, akhirnya Iksan posting lagi. :v 
Lama banget gak tengok2 blogspot. Sampe banyak sarang laba2nya. XD Maaf ya, bloggie.. kau sudah terlalu lama ku abaikan. 

Life is about struggle. 
Ungkapan itu benar2 terasa saat itu, waktu aku merasakan betapa kerasnya berjuang di tahun akhir SMA. Setiap hari terasa begitu berat. Datang 45 menit sebelum bel masuk, pulang 30 menit setelah bel pulang. Di tambah lagi tugas yang gak pernah habis2nya. Waktu belajar efektif yang kepotong-potong, yang akhirnya sehari bisa ulangan harian dua sampe tiga mapel, bahkan pernah sampe semua mapel. =______=" Hari demi hari berlalu, sampe tibalah aku di medan perang pertama. UN. Entah kenapa  sampe sekarang, aku masih gak suka sama kata itu. Ya udahlah.. skip aja. Gak baik kan, menjelekkan bangsa sendiri. Lagipula di posting kali ini, Iksan mau berbagi kebahagiaan, bukan nestapa. ^_^ Well.. singkatnya, aku bisa lulus, dengan nilai yang jujur ku akui, paspasan. But, never mind.. itu hasil kerja kerasKU. Aku bangga dan sangat bersyukur. 

Like I said, that 's the first battle. There are still a lof of battle which waiting to be conquered by me. And now, I'm gonna tell you the story of those battles, my struggle, and my victory.
 
Bukan cuma lulus yang jadi target utama, tapi kelanjutan setelahnya jauh lebih penting. Akan kemanakah aku? Apakah aku bisa di terima di sana? Apakah nilai2 yang telah aku kumpulkan 3 tahun terakhir ini, bisa membawaku ke sana?

Second battle >> SNMPTN. 
Kalo aku boleh bilang, ini pertarungan jangka panjang. Dari 2011 sampe awal april 2014 aku berjuang untuk ini. Belajar, kumpulin nilai sebanyak2nya, ikut macam2 event tapi gak ada yang sukses. =_= sebenarnya ada sih, cuma kayanya itu gak akan banyak membantuku dalam SNMPTN. Dan akhirnya... 27 Mei 2014, perang itu usai. Dan aku gagal. Ya.. I think my lucky is not enough to conquer this battle. Sempat kecewa juga. Tapi gak apa2.. emang belum rejekinya. :)

Third battle >> SBMPTN. 
Untuk yang satu ini, honestly, I really doubt I can pass the  test well. Entah kenapa, bagiku soal SBMPTN tahun ini, jauh jauh jauh.. lebih sulit dari soal2 SBMPTN tahun2 lalu yang pernah aku pelajari. Bahkan ujian sainteknya cuma aku jawab 28, padahal soalnya ada 60. "Astaghfirullah.. apakah kemampuanku cuma segini?", pernah kepikiran begitu. Dan yang bikin aku lebih worry waktu itu, di kelas tempat aku tes, banyak peserta tes yang mengulang ikut SBMPTN lagi. Mereka ada yang lulus setahun yang lalu, dua tahun yang lalu. Ada satu orang, dia lulus dua tahun yang lalu, dan aku masih sangat ingat apa yang dia bilang setelah ujian saintek waktu itu, yang pasti apa yang dikatakannya waktu itu, bener2 buat aku hampir nangis, jujur. Akhirnya sepanjang perjalanan pulang, aku cuma bisa diam, meratapi kegagalanku (waktu itu aku udah sangat gak yakin bisa lolos SBMPTN). 

Fourth Battle >> UMPN, UM-UGM, UM-UNEJ. 
Dengan bayang2 gagal SBMPTN, akhirnya aku putuskan untuk berjuang lagi. Aku ikut ujian2 itu. yang pertama UMPN. Sebenarnya pelaksanaan UMPN lebih dulu dari SBMPTN, aku ikut ujian itu sebagai pertimbangan untuk jaga2 kalo misalnya aku dapat kemungkinan terburuk dari semua ujian yang aku ikuti. Kedua, UM-UGM. For sure, this is my biggest expectation. Karena memang dari dulu, aku sangat sangat ingin bisa lanjut di UGM. Banyak cerita selama aku ikut UM-UGM ini, tapi kalo aku ceritakan semua, bisa gak kelar2 ini posting. :v Dan... yang ketiga, UM-UNEJ. Kalo yang ini, atas saran dari ayah, karena jujur waktu itu rasanya udah capek banget. Udah lelah otak ini buat digodok. Tapi gak apa2, demi menghilangkan kekhawatiran ayah, akhirnya aku ikuti juga ujian ini. 

And the result......
Aku ulas satu satu yaa.. Pertama UMPN. Alhamdulillaah.. lolos, dan diterima di pilihan pertama, DIV Rekam Medik. Setelah aku pertimbangkan lagi, aku gak ambil UMPN aku, karena memang dari awal aku udah tetapkan UMPN di prioritas paling akhir, tapi UMPNnya minta di nomor satukan, waktu registrasi ulangnya lebih dulu dari Pengumuman SBMPTN. Walhasil.. dengan keyakinan penuh, aku lepas keberhasilan aku yang pertama ini.
Next.. SBMPTN, semenjak usai tes aku benar2 sudah tidak berharap apa2 lagi sama yang satu ini, bahkan di setiap doa, aku hampir selalu memohon pada Allah, supaya aku bisa lolos UM-UGM. 
Pengumuman SBMPTN 16 Juni 2014, 17.00. Dan aku abaikan pengumuman itu. Yup.. aku udah berencana, kalo aku akan lihat hasil SBMPTNku tanggal 18 Juni, bareng sama Pengumuman UM-UGM. Jadi, kalo misalnya aku harus kecewa lagi, aku harap kecewanya gak lebih lama, karena kalo misalnya aku lihat pengumuman SBMPTN tanggal 16, ada tanggal 17 sebelum aku tahu hasil UM-UGMku, dan kalo misalnya aku lihat pengumuman keduanya pada 18 Juni, aku  bisa menghemat waktu kecewaku selama satu hari. Itu yang aku pertimbangkan waktu itu. I know it sounds funny. XD
Memang Allah Maha Kasih, Allah telah menunjukkan kasihnya kepadaku lewat orang tua, guru2, dan teman2 semua. Banyak temanku yang bertanya kabar SBMPTNku, tapi aku abaikan mereka semua, sampe esoknya tanggal 17 Juni, ada satu temanku, teman baik, sangat baik mungkin. Dia sudah tiga kali sms aku, tanya kabar SBMPTNku, dan di smsnya yang ke empat, aku udah gak bisa nahan diri sampe besok, untuk tahu hasil SBMPTNku. Saat itu juga, aku bela2in beli pulsa buat hp (alasan utama kenapa aku abaikan sms teman2ku XD ) sama modem. Aku cek di web SBMPTN, dan.. ini yang aku dapat ... 
"Alhamdulillaah.." hanya syukur yang keluar dari bibirku. Aku benar2 gak nyangka, Apa yang selama ini, aku  abaikan, ternyata.. justru itu yang bisa membuat aku bahagia. I'm so thankful.. I really feel blessed. I know He always hears me, He never lets me fall. Aku sangat yakin akan itu. 
Dengan izin dan ridlo Allah, aku bisa diterima di universitas yang selama ini aku idam-idamkan. :') Alhamdulillah.. all praises is to Allah, the guidance of the whole universe.. 

Then, gimana kabar UM-UGM dan UM-UNEJ nya?
Untuk UM-UGM, diterima gak diterima, yaa.. udah pasti aku terdaftar sebagai calon maba UGM angkatan 2014. Hehe.. dan hasilnya, aku gagal. Untuk UM-UNEJ, Alhamdulillaah.. Allah masih memberi aku kesempatan, untuk menyenangkan hati ayah dan ibu. :) lewat UM-UNEJ, Aku diterima di Teknik Sipil Unej. Tapi, karena memang dari dulu aku sudah sangat ingin bisa lanjut di UGM, Akhirnya Teknik Sipil Unej aku lepas juga. Dan Alhamdulillaah.. Allah menganugerahi aku, ayah dan ibu yang paling baik di dunia. Mereka menghargai apapun dan mendukung sepenuhnya keputusan aku. Makasih Ayah, Ibu. :)

Wow.. banyak juga ceritanya.. XD
last word.. Thankyou Allah atas segala rahmat dan nikmat yang telah Engkau berikan kepada hamba, Terima kasih Ayah, Ibu atas semua kasih yang tiada pernah habisnya yang selalu kalian curahkan kepada putramu ini, Terima kasih kepada Pak Iksan, Bu Agustin, Bu Prapti, Bu Jumalah, dan semua bapak ibu guru SMAN 1 Lumajang, yang selama ini telah membimbing dan mendidik Iksan dengan sangat baik. Thankyou juga, buat Jaya, Ipang, Wafa, Mas Ighfir, Mbak Indana, dan teman2 semua yang selama ini sudah banyak membantu, dan memberikan semangat untuk Iksan. Dan.. Big thanks for you who read this story of me.. :))
Aku telah meraih satu dari sekian mimpi2ku.
Buat kalian yang punya mimpi, berjuanglang untuk mimpi kalian, dan yakinlah kalian pasti akan meraihnya suatu hari nanti. Banzai!! 

Monday, October 07, 2013

"Setengah Waras" ?? :o

Galau. Satu kata yang masih menjadi trending topic di kalangan remaja zaman sekarang. Dimana-mana galau, sedikit-sedikit galau. Kapan move on.nya?? *Ehh XD. Well.. di usia belasan tahun, memang identik dengan tacin (*cinta maksudnya), dan segala macam tetek bengeknya.. termasuk yang satu ini >> GALAU.

Ada yang bilang kalau galau itu sebenarnya.. "Gelisah Antara Lanjut Atau Usai" (Bener gak, sih?? ._.v). Kalau aku sendiri... belum pernah merasakan yang namanya galau. Soalnya memang gak ada yang bisa dibikin galau --" (bilang aja, jomblo). Tapi kalo gak tahu harus gimana, gelisah, berasa jadi kaya setengah waras... sering sih. Aku gak tau itu bisa dibsebut galau atau bukan, karena.. seperti yang aku bilang, seandainya galaupun untuk siapa. Kembali ke setengah waras, aku paling benci sama penyakit itu. Karena kalo udah kambuh, aku beneran kaya orang gak waras. Tatapan kosong, pikiran kacau, tampak menyedihkan. Ok.. aku lebay. Gak.. ga segitunya, kok. Kalo menurutku, "setengah waras syndrome" ini, lebih parah daripada galau. Kenapa? yaa.. karena gak jelas. Coba deh, dipikir.. kalo galau, udah jelas pasti ada sebabnya, kalau bukan karena pacar, mungkin teman. Tapi kalo tiba-tiba bad mood tanpa ada sebab, gak fokus, bawaannya pengen marah mulu.. apa gak aneh? mungkin.. bagi cewek2, itu bisa dikaitkan dengan PMS. Nah.. kalo cowok? masa iya?  XD. Yang jelas, kondisi seperti itu sangat tidak menyenangkan, baik bagi laki-laki, maupun perempuan. Biasanya hal seperti itu sering dialami remaja yang masih berseteru dengan dirinya sendiri. Mungkin ada satu hal di dalam diri mereka yang mereka coba ingkari. Atau.. ada satu hal dalam diri mereka yang mereka cari. Masih banyak kemungkinan lainnya. Yang jelas, keadaan seperti itu bukan tanpa sebab. Pasti ada sesuatu yang membuat mereka seperti "setengah waras". Dan mereka coba mengabaikannya, tapi tak bisa. Akhirnya.. mereka tak tahu harus berbuat apa. Ini berdasarkan pengalaman teman-temanku. Termasuk aku juga --". Lalu, apa yang harus kita lakukan ketika "setengah waras" syndrome ini, menimpa kita? Pertama, kita harus tau apa yang membuat kita menjadi seperti itu. Karena tak mungkin perasaan itu muncul sendiri, tanpa ada sebab. Kedua, coba temukan jalan keluar untuk masalah itu. Biasanya mereka yang mengalaminya, merasa tertekan karena gak tau harus gimana. Kalo udah begini, saran aku sebaiknya cari teman curhat. Tentunya yang bisa dipercaya, dan.. bisa memberikan solusi yang baik buat kita. Misalnya, Ayah, Ibu.. atau sahabat kita. Tapi, kalo masalah yang dirasa terlalu personal sebaiknya jangan dibagi-bagikan ke orang lain. Cukup dibaikan ke Tuhan aja. Karena Tuhan itu pendengar yang baik. Coba deh, dipahami.. Tuhan itu Maha Tahu. Tanpa kita ceritakan masalah kita, Tuhan sudah tahu. Dan hebatnya.. Tuhan tetap mau mendengarkan keluh kesah kita, walaupun Dia sudah mengerti betul dengan apa yang akan kita katakan. Bukan hanya itu, Tuhan pasti dengan senang hati menolong kita. So.. jangan malu-malu buat curhat sama Tuhan. Ceritakan semuanya. Kalo mau nangis, ga apa-apa.. nangis aja, Tuhan pasti mengerti. Akhir kata, Selamat mencoba... semoga apa yang Iksan tulis kali ini, bisa bermanfaat buat kita semua. :D

What is "What I'm Typing Is What I'm Thinking"?


What I'm Typing Is What I'm Thinking adalah blog pribadi milik Iksan Rahmawan. Disini Aku akan cerita banyak tentang hari-hari Aku, momen-momen tak terlupakan, dan orang-orang spesial dalam hidup Aku. :D Walaupun di atas sana tertulis "Catatan harian seorang pemikir", bukan berarti Aku akan posting setiap hari kaya orang nulis diary. (*jangan berpikir kalo Aku punya diary. --") Aku akan memperbarui isi blog Aku ketika ada hal-hal menarik yang Aku alami. Misalnya.. harus dikeluarkan dari lab. saat pelajaran kimia, menyanyikan lagu barat karena lupa gak bawa kamus waktu kelas bahasa Inggris, atau.. harus diam mematung selama 45 menit di tepi lapangan basket gara-gara gak bawa kaos olahraga waktu pelajaran penjaskes XD. Tapi, ini gak berarti kalo Aku akan ngisi blog ini hanya dengan cerita-cerita Aku di sekolah. Aku akan memenuhi blog Aku dengan semua cerita yang Aku punya. Bisa dari pengalaman pribadi Aku, ataupun cerita fiksi yang Aku tulis. Well, enjoy the story, guys.. ^^ 

Thursday, August 15, 2013

It's Just Me~

Seorang pria dengan nama Ahmad Khoirul Iksan Rahmawan. Punya banyak nama panggilan. Lahir 17 tahun yang lalu di kota Jember di bawah naungan konstelasi kambing berkaki dua, berekor dan bersirip ikan. Pemikir sejati yang gemar menghabiskan waktunya berpuluh-puluh menit di dalam kamar hanya untuk memikirkan apa yang telah dilakukan dirinya hari ini, dan apa yang akan terjadi besok. Punya banyak cerita, tapi hanya berani bercerita lewat blogger. Pria dengan segudang impian yang tengah berusaha untuk mewujudkan impiannya satu persatu, walaupun pada akhirnya tidak semua dapat terwujud. Sleepyhead. Internet and books addicted. Musics and films' lover. That's all about me. :D

Welcome to my blog..
This is the place where I can post everything, and tell my story to the world. Because.. What I'm Typing Is What I'm Thinking! Last word.. enjoy my story~ ^.^